SUHANA
Sebuah nama yang memiliki makna dalam jiwa, membangkitkan asa dan cita, serta inspirasi dalam tiap langkah maupun dalam renungan di kesendirian
Sabtu, 21 Februari 2015
Selasa, 16 Oktober 2012
Jalan-jalan Bersama Keluarga Bogor
Berawal dari undangan Teh Emi yang akan menikahkan anaknya, Yuki, pada hari Minggu 14 Oktober lalu. Mau langsung pergi ke Bandung sehari sebelumnya dan menginap di rumah Teh Emi, tidak jadi karena aku yakin, Teh Emi sedang riweuh dan belum tentu ada kamar kosong. Mau nginap di Blok C pun, malas meingingat sikap Ma Uyu pada saat lebaran kemarin, sangat arogan pada Bi Yeti dan selalu merasa dirinya "paling benar sendiri" Jauh lebih baik aku menginap di Bogor saja pada hari sabtu, sepulang dari sekolah dan pergi ke undangan bersama keluarga Bogor.
Saat aku datang, bubun & babah sedang pergi ke Jakarta. Aku dengar ada suara di kamar atas, tapi aku malas naik. Aku langsung cuci muka, shalat, dan nonton tivi sampai hampir jam 11. Aku tidak makan malam, cuma makan roti unyil yang kubeli di toko Cheese Cake, sebelah Ngesti . Enaak... Saat aku baru mau tidur, bubun & babah datang. Kata bubun, kita akan berangkat jam 7 pagi besok.
Minggu pagi... ternyata aku bukan cuma berangkat bersama bubun & babah, tapi juga bersama Teh Ita, Hanna, & Farhan. Yang nyetir bukan Kang Firman, tapi supir. Nadhira sedang di Bandung, belum libur kuliah. Hanna & Farhan akan ke tempat Nadhira, tidak ikut ke undangan.
Perjalanan lancar kecuali setelah mendekati tempat hajat di UPI, agak tersendat karena memang di situ merupakan daerah yang padat. Hampir sepanjang jalan, bubun & Teh Ita sibuk membicarakan persiapan pernikahan Dita. Wah, mereka dapat seragam yang pastinya bukan bahan yang murah. Tapi aku tidak boleh iri, tidak! Berarti belum rejeki... masih bersyukur kar'na aku masih "punya baju" yang bisa aku pakai nanti. Meskipun bukan baju baru tapi Insya Allah pantas untuk dipakai ke acara Dita.
Sampai di acara Yuki, baru saja selesai akad. Makanannya soto ayam. Tidak ada kue, padahal aku lapar & ingin makan kue. Untung tidak lama, cuma menunggu sekitar 2 jam, sudah masuk ke resepsi & ada makan siang. Alhamdulullah, makan siang dengan capcai & tempura.
Bertemu saudara2 seperti keluarga Hudaya, Mila & keluarganya, Ceu Rera, Ceu Nina & Kang Dadang, Uwa Neneng yang ingin ngobrol banyak denganku (aku bilang padanya akan bertemu lagi saat liburan Idul Adha nanti), Uwa Nining, Kak Wati & Kang Iping (saudara alm. kang Dede). Kelg Huzaeny tidak datang karena ada kabar, mertua Teh Dewi meninggal.
Ada hal yang membuatku surprise & sangat bersyukur, teh titi memberiku "amplop" yang katanya sudah dipersiapkan sejak halal bi halal dulu. Subhanallah... Alhamdulillah...
Pulang dari acara, aku ketemu Nadhira sedang lunch dengan adik2nya. Aku pesan juice kiwi & mencicipi ice ceram oreo. Enaak... Mampir ke swalayan, dibeli'in kue cokelat & sabun mandi cair, terima kasih Ya Allah...
Bubun & Farhan ledek2an membuat suasana seru. I really have a good day....
Saat aku datang, bubun & babah sedang pergi ke Jakarta. Aku dengar ada suara di kamar atas, tapi aku malas naik. Aku langsung cuci muka, shalat, dan nonton tivi sampai hampir jam 11. Aku tidak makan malam, cuma makan roti unyil yang kubeli di toko Cheese Cake, sebelah Ngesti . Enaak... Saat aku baru mau tidur, bubun & babah datang. Kata bubun, kita akan berangkat jam 7 pagi besok.
Minggu pagi... ternyata aku bukan cuma berangkat bersama bubun & babah, tapi juga bersama Teh Ita, Hanna, & Farhan. Yang nyetir bukan Kang Firman, tapi supir. Nadhira sedang di Bandung, belum libur kuliah. Hanna & Farhan akan ke tempat Nadhira, tidak ikut ke undangan.
Perjalanan lancar kecuali setelah mendekati tempat hajat di UPI, agak tersendat karena memang di situ merupakan daerah yang padat. Hampir sepanjang jalan, bubun & Teh Ita sibuk membicarakan persiapan pernikahan Dita. Wah, mereka dapat seragam yang pastinya bukan bahan yang murah. Tapi aku tidak boleh iri, tidak! Berarti belum rejeki... masih bersyukur kar'na aku masih "punya baju" yang bisa aku pakai nanti. Meskipun bukan baju baru tapi Insya Allah pantas untuk dipakai ke acara Dita.
Sampai di acara Yuki, baru saja selesai akad. Makanannya soto ayam. Tidak ada kue, padahal aku lapar & ingin makan kue. Untung tidak lama, cuma menunggu sekitar 2 jam, sudah masuk ke resepsi & ada makan siang. Alhamdulullah, makan siang dengan capcai & tempura.
Bertemu saudara2 seperti keluarga Hudaya, Mila & keluarganya, Ceu Rera, Ceu Nina & Kang Dadang, Uwa Neneng yang ingin ngobrol banyak denganku (aku bilang padanya akan bertemu lagi saat liburan Idul Adha nanti), Uwa Nining, Kak Wati & Kang Iping (saudara alm. kang Dede). Kelg Huzaeny tidak datang karena ada kabar, mertua Teh Dewi meninggal.
Ada hal yang membuatku surprise & sangat bersyukur, teh titi memberiku "amplop" yang katanya sudah dipersiapkan sejak halal bi halal dulu. Subhanallah... Alhamdulillah...
Pulang dari acara, aku ketemu Nadhira sedang lunch dengan adik2nya. Aku pesan juice kiwi & mencicipi ice ceram oreo. Enaak... Mampir ke swalayan, dibeli'in kue cokelat & sabun mandi cair, terima kasih Ya Allah...
Bubun & Farhan ledek2an membuat suasana seru. I really have a good day....
Selasa, 24 Juli 2012
Keberkahan Ramadhan
Menyimak pengajian dari Majelis Muhasabah Getar Kalam di Mesjid Al Barkah hari Minggu, 22/7/2012, bahwa banyaknya keberkahan yang terdapat dalam bulan Ramadhan. Sebelum Ramadhan tiba, tiap dari kita hendaknya memiliki persiapan & modal untuk menyambut Ramadhan, baik itu iman, ilmu, mental, maupun materi.
Puasa adalah perisai diri bagi seseorang karena manusia memiliki kecenderungan melakukan dosa. Dengan adanya Ramadhan, maka pintu2 surga dibuka, pintu2 neraka ditutup & para syeitan diikat, serta ada suatu malam yang lebih baik daripada seribu bulan yang dikenal dengan Lailatul Qadar. Oleh karena itu, bulan Ramadhan disebut juga bulan keberkahan karena Allah mengunjungi kita di bulan ini dengan menurunkan rahmat, menghapus dosa2, & mengabulkan doa2. Kita seyogyanya mampu menunjukkan pada Allah hal2 yang baik karena kita akan sengsara & merugi jika kita tidak mendapat rahmat Allah di bulan ini.
"Setiap anak adam yang melakukan amal kebaikan maka pahala untuknya & satu kebaikan dibalas sepuluh kali lipat bahkan tujuh ratus kali lipat" sabda Nabi diriwayatkan dalam Shahih Al Bukhari & Muslim.
Sedangkan firman Allah Ta'ala "Kecuali puasa, itu untukKu & Aku yang langsung membalasnya karena ia telah meninggalkan syahwat, makan & minum demi Aku"
Ibadah puasa adalah salah satu sarana penting untuk mencapai taqwa & salah satu sebab untuk mendapat ampunan dosa2, pelipatgandaan kebaikan, & pengangkatan derajat.
Orang yang berpuasa bagaikan orang yang berjihad yakni jihad untuk dirinya pada siang hari dengan berpuasa & jihad pada malam hari dengan shalat malam / Qylamul lail yang merupakan sunnah muakadah. Shalat yang disunahkan adalah shalat tarawih karena cuma terdapat dalam bulan suci Ramdhan. Nabi diriwayatkan oleh Aisyah r.a. selalu melakukan shalt tarawih dengan 11 rakaat & ditutup 3 rakaat witir. Jika kita sudah melakukan ini, tidak perlu melakukan shalat tahajjud lagi, namun hendaknya diisi dengan mengaji, dzikir, do'a, & istigfar terus menerus (taubat se-benar2nya taubat), terutama pada 10 malam terakhir di bulan Ramadhan.
Semoga Allah menerima amal kita, mengampuni, merahmati, & mengabulkan doa kita, aamiin....
Puasa adalah perisai diri bagi seseorang karena manusia memiliki kecenderungan melakukan dosa. Dengan adanya Ramadhan, maka pintu2 surga dibuka, pintu2 neraka ditutup & para syeitan diikat, serta ada suatu malam yang lebih baik daripada seribu bulan yang dikenal dengan Lailatul Qadar. Oleh karena itu, bulan Ramadhan disebut juga bulan keberkahan karena Allah mengunjungi kita di bulan ini dengan menurunkan rahmat, menghapus dosa2, & mengabulkan doa2. Kita seyogyanya mampu menunjukkan pada Allah hal2 yang baik karena kita akan sengsara & merugi jika kita tidak mendapat rahmat Allah di bulan ini.
"Setiap anak adam yang melakukan amal kebaikan maka pahala untuknya & satu kebaikan dibalas sepuluh kali lipat bahkan tujuh ratus kali lipat" sabda Nabi diriwayatkan dalam Shahih Al Bukhari & Muslim.
Sedangkan firman Allah Ta'ala "Kecuali puasa, itu untukKu & Aku yang langsung membalasnya karena ia telah meninggalkan syahwat, makan & minum demi Aku"
Ibadah puasa adalah salah satu sarana penting untuk mencapai taqwa & salah satu sebab untuk mendapat ampunan dosa2, pelipatgandaan kebaikan, & pengangkatan derajat.
Orang yang berpuasa bagaikan orang yang berjihad yakni jihad untuk dirinya pada siang hari dengan berpuasa & jihad pada malam hari dengan shalat malam / Qylamul lail yang merupakan sunnah muakadah. Shalat yang disunahkan adalah shalat tarawih karena cuma terdapat dalam bulan suci Ramdhan. Nabi diriwayatkan oleh Aisyah r.a. selalu melakukan shalt tarawih dengan 11 rakaat & ditutup 3 rakaat witir. Jika kita sudah melakukan ini, tidak perlu melakukan shalat tahajjud lagi, namun hendaknya diisi dengan mengaji, dzikir, do'a, & istigfar terus menerus (taubat se-benar2nya taubat), terutama pada 10 malam terakhir di bulan Ramadhan.
Semoga Allah menerima amal kita, mengampuni, merahmati, & mengabulkan doa kita, aamiin....
Selasa, 10 Juli 2012
On wednesday, July 11, 2012
Alhamdulillah... aku dapat kelas unggulan lagi, kelas 2 Fatimah (kembali ke asal). Jumlah muridnya ternyata lebih sedikit daripada kelas unggulanku 2 Khodijah kemarin, cuma 27. Semakin ringan, Insya Allah akan membuatku lebih semangat 'n smoga menjadi kesempatan bisa berprestasi. Aku pengen bisa "nulis buku" sambil tetap kerja, at least nulis PTK untuk prasyarat rapor yad. Jika kemarin aku jadi PJ English, sekarang harus ganti, kemungkinan besar Bahasa Indonesia. Insya Allah, aku akan berusaha sekuat tenaga membuat murid2ku "hebat" DO THE BEST I CAN...
Senin, 09 Juli 2012
On Tuesday, July 10, 2012
Hari ini adalah ditentukannya aku di sekolah dalam 1 tahun ajaran ke depan. Sampai detik ini aku menulis, 10.10 A.M. aku belum tau akan ditempatkan di level mana, karena aku sudah pernah mengalami "lintas level" dari atas ke bawah. Yang penting, di mana pun aku ditempatkan, harapanku aku bisa bekerja optimal, do the best I can, Insya Allah... Sebentar lagi rapat, akan diumumkan....
Sabtu, 30 Juni 2012
Rindu Mama...
Tidak bisa hilang dari ingatan hari dimana aku menemukan mama terjatuh di dapur cuci piring. Mama duduk dengan kepala terkulai ke kiri, ada air liur keluar dari mulut mama & badan mama yang basah, pastinya kena cipratan air dari ember di belakang mama jatuh. Aku berlari menghampiri mama sambil menyebut asma Allah & memanggilnya juga dengan panik. Suaraku yang hilang kar'na sedang sakit tenggorokan tapi terus mencoba berteriak membangunkan mama. Aku sadar tidak akan kuat mengangkat mama sendiri. Aku lari ke belakang untuk mencari pertolongan. Pintu kamar Yudi kugedor, tidak ada yang keluar. Yudi & saudara2nya sudah ke pasar. Berlari menuju kamar lain yang juga sepi, tiba-tiba Pak Endang keluar. Kukatakan padanya tentang mama sambil berlari lagi ke arah depan. Ke rumah David. David langsung berlari mengikutiku menuju mama. Ternyata sudah ada Mang Ece & anaknya. Mang Ece terus membisikkan doa di telinga mama. Anaknya kuminta tolong memberitahu Ma Atih agar menelpon ambulance. Aku masih berharap mama bisa diselamatkan. Mang Ece, David & Pak Endang menggendong mama ke ruang makan. Melihat baju mama yang basah & meraba badan mama yang dingin, aku mencoba mengganti baju mama. Saking paniknya, lupa banyak laki2 yang ada di sekitar mama. Ternyata baju mama sulit dilepas dari badan mama. Akhirnya aku membawa gunting & baju mama disobek oleh Mang Ece. "Maafin teteh, mah... Teteh mungkin udah bikin malu mama, buka'in baju mama depan laki2 yang jelas2 bukan keluarga kita" Aku masih berharap mama cuma pingsan & bisa diselamatkan. Sambil menunggu ambulance datang, kulumuri mama dengan minyak kayu putih. Kupakaikan mama sarung agar lebih mudah. Sherly & anaknya datang. Aku menitipkan mama pada mereka, sementara aku lari ke kamar, berganti baju sambil mempersiapkan dompet. Amplop isi THR aku bawa juga ke dalam tas bersama hp. Terdengar di luar kamar, suara Ma Atih. Juga suara beberapa orang yang tidak kukenal di ruang tengah. Saat kubuka pintu kamar, petugas ambulance datang. Tanpa berusaha mendekati mama yang sudah dipindahkan ke ruang tengah, dia bilang "Eta mah tos teu aya, Neng!" Aku masih tidak mau percaya. Aku keukeuh meyakini mama cuma pingsan. Petugas minta dibawakan kaca, didekatkan ke hidung mama sebagai bukti. Sebelum aku menjerit kar'na sadar mamaku sudah tiada, beberapa orang langsung memelukku. Lemas badan. Aku tidak kuasa menangis. Terus menangis sambil memanggil mama.Aku merasa Allah sedang membenciku dengan mengambil mama. Padahal baru 44 hari sebelumnya, Allah memanggil papa. Innalillahi wa inna ilaihi roji'un.... "Ya Allah, aku belum sempat membahagiakan mama. Bahkan tinggal bersama mama lagi seperti dulu pun, aku belum sempat. Aku belum menikah. Aku ingin mama ada saat aku menikah. Aku belum sempat minta maaf pada mama. Ya Allah... kenapa harus secepat ini?" Bukan cuma aku, banyak orang yang datang untuk memberi penghormatan terakhir pada mama. Subhanallah, semua saudara datang, termasuk Aa Tomi yang terkenal super sibuk & Kang Yayan, keponakan yang pernah mama urus waktu kecil & sayang pada mama. Alhamdulillah...semua dilancarkan. Tanpa aku sangka, ternyata sudah ada lahan kosong untuk mama dekat makam aki. Sama seperti halnya papa, aku tidak tau apa2 kar'na semua sudah diurus orang. Banyak orang yang digerakkan hatinya untuk meringankan aku dengan membayar biaya2. Kain kafan diberi gratis oleh Pa RT.
Aku ingat saat ikut memandikan mama. Mama sangat cantik, cantik sekali...Kulitnya putih bersih. Aku kebagian membersihkan kepala mama. Ibu2 yang lain membersihkan bagian badan mama yang lain. "Mama, kecantikanmu tetap terpancar meski nyawamu sudah tak ada..."
Mama dibawa ke pemakaman jam 2-an, setelah menunggu semua saudara kumpul. Tangisku pecah lagi saat mama akan ditutup selamanya dengan kain kafan. Tapi aku ingin sekali mencium mama. Kang Yayan memberikan sapu tangannya padaku sambil terus mengingatkan agar jangan sampai ada air mata jatuh ke jasad mama. "Mama... maafin teteh, mamafin teteh yang belum bisa menyenangkan mama, belum bisa membelikan mama rumah. Teteh sayang & cinta mama. Teteh akan terus mendoakan mama agar mama masuk surga"
Di pemakaman, banyak sekali bunga cantik. Juga banyak orang yang menghantar mama ke peristirahatan terakhir. Bahkan belakangan aku dengar, banyak tetangga yang ingin ikut tapi tidak ada kendaraan. Sayang mereka tidak bilang ke Oki agar disewakan angkot. Aku menguatkan diri untuk tidak jatuh saat jasad mama dimasukkan ke liang lahat. Kusebut terus asma Allah, mohon minta diberi kekuatan untukku sendiri & untuk mama agar diterima di sisiNya. Mama meninggal dunia dalam kondisi shaum. Insya Allah, mama husnul khotimah. "Ya Allah... terimalah mamaku, ampuni dosanya, lapangkan & berikan cahaya selalu dalam kuburnya, jauhkan mama dari fitnah kubur. Ya Allah, terimalah mama... Takdirkan beliau jadi penghuni surgaMu"
Aku baru ketemu Meity, Teh Uus, & Aa Tomy di pemakaman. Sambil memelukku, Aa Tomy berkata bahwa aku dipersilakan tinggal bersamanya jika aku mau. Ya...aku sekarang yatim piatu & tidak punya apa2. Hartaku paling berharga adalah orang tua, terutama mama yang kuyakini kekuatan doanya. Allah mengambil papa mama dalam waktu yang tidak lama& dalam usia yang sama, 75 tahun.
Kehilangan mama membuatku 'blank' menatap hari2 ke depan. Api semangatku tidak seterang saat masih ada mama. Saat Shalat Ied, betul2 aku merasa sendiri & kehilangan mama. Biasanya, pulang Shalat Ied, aku langsung menemui mama, memeluk mama, bersimpuh samil memohon maaf & kita berdua menangis. Tapi... mama sudah tiada, aku pulang ke rumah dalam kondisi kosong, jadi aku memutuskan langsung ke makam setelah Shalat Ied. Kucurahkan seluruh perasaanku di "depan mama" Mungkin jika bukan kar'na kasih sayang & pertolongan Allah, aku sudah tidak kuat menjalani semua ini. Dukungan moril & doa tulus teman2 juga membantuku tegar.
Mama...meskipun mama sudah tiada, teteh merasa mama masih ada tiap tetah pulang. Mama juga sering muncul dalam mimpiku. Bahkan mimpi terindah yang bagiku bermakna sangat baik, mama duduk di depan meja makan yang dipenuhi makanan lezat & buah-buahan yang beraneka ragam. Mudah2an bermakna mama dalam rumah baru yang menyenangkan & kelak saat hari akhir tiba, mama akan menjadi penghuni surga yang tiap saat akan dijamu dengan makanan lezat & semua yang selama ini cuma dalam angan-angan mama, Insya Allah....
Mama, saat ini teteh sedang berjuang untuk mencapai cita-cita teteh yang lain, menjadi penulis. Jikalau Allah memberi teteh kesempatan sukses dari hasil karya tulis teteh, teteh akan membuat sebuah tempat yang memberikan ilmu atau mengasah bakat orang-orang yang membutuhkan dari kalangan tidak punya. Teteh juga akan membesarkan anak yatim & menyekolahkan anak dari kaum dhuafa. Pahala dari kebaikan bukan cuma untuk teteh, tapi juga untuk mama. Teteh juga selalu berdoa diberi Allah kesempatan ke BAITULLAH, bukan cuma haji untuk diri sendiri, tapi juga ingin membadalkan haji untuk mama. Teteh ingin kembali pada Allah & pada saat hari akhir nanti dalam keadaan lengkap rukun iman & rukun Islam. Teteh ingin menjadi muslimah yang khaffah. Teteh juga berusaha terus berbuat kebaikan tiap hari demi menambah pahala mama. Satu hal yang belum teteh kerjakan sampai sekarang, teteh belum bisa menyambung silaturahmi ke Bi Otje & teman-teman mama yang lain. Insya Allah, secepatnya ma...
Sejak mama tiada, teteh tidak lagi tiap minggu ke Sukabumi. Teteh mengisi waktu dengan mencari & menambah ilmu, demi masa depan yang lebih baik. Alhamdulillah, ada saja cara Allah mewujudkan impian & cita2 teteh. DiberiNya teteh kekuatan raga, diberiNya rizqi untuk ongkos, diberiNya orang2 termasuk teman2 yang mau membantu teteh. Allah Maha Baik. Ampuni aku Ya Rabb, sudah pernah salah menilaiMu, menganggap Kau membenciku dengan memanggil mama papa & membiarkan aku sendiri. Ternyata sebetulnya, aku tidak pernah sendiri kar'na ada Allah selalu bersamaku.
Teteh betul2 menyayangi & mencintai mama. Teteh kangen mama. Teteh kangen sambutan mama saat teteh datang & tidur bersama mama. Teteh kangen risoles atau makanan lain sebagai oleh2 mama saat teteh mau pulang ke Bekasi. Teteh kehilangan mama.... Mudah2an suatu saat kelak, Allah mempertemukan kita lagi & mentakdirkan kita berada di surga bersama Kak Andre, golongan syuhada, golongan sholeh & sholehah, golongan Nabi bahkan Baginda Nabi Muhammad saw, aamiin....
Teteh tidak tau bagaimana cara "menolong" papa. Papa yang Allah takdirkan berbeda aqidah, bagaimana kelak di hari akhir, akan bisa bersama kita lagi atau tidak. Tapi teteh juga tetap mendoakan & terus memohon pada Allah. Teteh juga sayang papa & kangen papa. Sama seperti pada mama, teteh juga belum sempat minta maaf pada papa karena kepergiannya yang mendadak.
Teteh bangga & bahagia memiliki papa& mama yang sudah ,memberi tauladan banyak dalam hidup & melimpahi kasih sayang pada teteh sampai akhir hayat. Terima kasih papa, terima kasih mama... terutama mama sebagai perempuan yang paliiing...sabar menyikapi ujian hidup. Mama adalah guru teteh yang paling hebat! Allah pasti tidak akan menyia-nyiakan amal kebaikan mama, aamiin...
Aku ingat saat ikut memandikan mama. Mama sangat cantik, cantik sekali...Kulitnya putih bersih. Aku kebagian membersihkan kepala mama. Ibu2 yang lain membersihkan bagian badan mama yang lain. "Mama, kecantikanmu tetap terpancar meski nyawamu sudah tak ada..."
Mama dibawa ke pemakaman jam 2-an, setelah menunggu semua saudara kumpul. Tangisku pecah lagi saat mama akan ditutup selamanya dengan kain kafan. Tapi aku ingin sekali mencium mama. Kang Yayan memberikan sapu tangannya padaku sambil terus mengingatkan agar jangan sampai ada air mata jatuh ke jasad mama. "Mama... maafin teteh, mamafin teteh yang belum bisa menyenangkan mama, belum bisa membelikan mama rumah. Teteh sayang & cinta mama. Teteh akan terus mendoakan mama agar mama masuk surga"
Di pemakaman, banyak sekali bunga cantik. Juga banyak orang yang menghantar mama ke peristirahatan terakhir. Bahkan belakangan aku dengar, banyak tetangga yang ingin ikut tapi tidak ada kendaraan. Sayang mereka tidak bilang ke Oki agar disewakan angkot. Aku menguatkan diri untuk tidak jatuh saat jasad mama dimasukkan ke liang lahat. Kusebut terus asma Allah, mohon minta diberi kekuatan untukku sendiri & untuk mama agar diterima di sisiNya. Mama meninggal dunia dalam kondisi shaum. Insya Allah, mama husnul khotimah. "Ya Allah... terimalah mamaku, ampuni dosanya, lapangkan & berikan cahaya selalu dalam kuburnya, jauhkan mama dari fitnah kubur. Ya Allah, terimalah mama... Takdirkan beliau jadi penghuni surgaMu"
Aku baru ketemu Meity, Teh Uus, & Aa Tomy di pemakaman. Sambil memelukku, Aa Tomy berkata bahwa aku dipersilakan tinggal bersamanya jika aku mau. Ya...aku sekarang yatim piatu & tidak punya apa2. Hartaku paling berharga adalah orang tua, terutama mama yang kuyakini kekuatan doanya. Allah mengambil papa mama dalam waktu yang tidak lama& dalam usia yang sama, 75 tahun.
Kehilangan mama membuatku 'blank' menatap hari2 ke depan. Api semangatku tidak seterang saat masih ada mama. Saat Shalat Ied, betul2 aku merasa sendiri & kehilangan mama. Biasanya, pulang Shalat Ied, aku langsung menemui mama, memeluk mama, bersimpuh samil memohon maaf & kita berdua menangis. Tapi... mama sudah tiada, aku pulang ke rumah dalam kondisi kosong, jadi aku memutuskan langsung ke makam setelah Shalat Ied. Kucurahkan seluruh perasaanku di "depan mama" Mungkin jika bukan kar'na kasih sayang & pertolongan Allah, aku sudah tidak kuat menjalani semua ini. Dukungan moril & doa tulus teman2 juga membantuku tegar.
Mama...meskipun mama sudah tiada, teteh merasa mama masih ada tiap tetah pulang. Mama juga sering muncul dalam mimpiku. Bahkan mimpi terindah yang bagiku bermakna sangat baik, mama duduk di depan meja makan yang dipenuhi makanan lezat & buah-buahan yang beraneka ragam. Mudah2an bermakna mama dalam rumah baru yang menyenangkan & kelak saat hari akhir tiba, mama akan menjadi penghuni surga yang tiap saat akan dijamu dengan makanan lezat & semua yang selama ini cuma dalam angan-angan mama, Insya Allah....
Mama, saat ini teteh sedang berjuang untuk mencapai cita-cita teteh yang lain, menjadi penulis. Jikalau Allah memberi teteh kesempatan sukses dari hasil karya tulis teteh, teteh akan membuat sebuah tempat yang memberikan ilmu atau mengasah bakat orang-orang yang membutuhkan dari kalangan tidak punya. Teteh juga akan membesarkan anak yatim & menyekolahkan anak dari kaum dhuafa. Pahala dari kebaikan bukan cuma untuk teteh, tapi juga untuk mama. Teteh juga selalu berdoa diberi Allah kesempatan ke BAITULLAH, bukan cuma haji untuk diri sendiri, tapi juga ingin membadalkan haji untuk mama. Teteh ingin kembali pada Allah & pada saat hari akhir nanti dalam keadaan lengkap rukun iman & rukun Islam. Teteh ingin menjadi muslimah yang khaffah. Teteh juga berusaha terus berbuat kebaikan tiap hari demi menambah pahala mama. Satu hal yang belum teteh kerjakan sampai sekarang, teteh belum bisa menyambung silaturahmi ke Bi Otje & teman-teman mama yang lain. Insya Allah, secepatnya ma...
Sejak mama tiada, teteh tidak lagi tiap minggu ke Sukabumi. Teteh mengisi waktu dengan mencari & menambah ilmu, demi masa depan yang lebih baik. Alhamdulillah, ada saja cara Allah mewujudkan impian & cita2 teteh. DiberiNya teteh kekuatan raga, diberiNya rizqi untuk ongkos, diberiNya orang2 termasuk teman2 yang mau membantu teteh. Allah Maha Baik. Ampuni aku Ya Rabb, sudah pernah salah menilaiMu, menganggap Kau membenciku dengan memanggil mama papa & membiarkan aku sendiri. Ternyata sebetulnya, aku tidak pernah sendiri kar'na ada Allah selalu bersamaku.
Teteh betul2 menyayangi & mencintai mama. Teteh kangen mama. Teteh kangen sambutan mama saat teteh datang & tidur bersama mama. Teteh kangen risoles atau makanan lain sebagai oleh2 mama saat teteh mau pulang ke Bekasi. Teteh kehilangan mama.... Mudah2an suatu saat kelak, Allah mempertemukan kita lagi & mentakdirkan kita berada di surga bersama Kak Andre, golongan syuhada, golongan sholeh & sholehah, golongan Nabi bahkan Baginda Nabi Muhammad saw, aamiin....
Teteh tidak tau bagaimana cara "menolong" papa. Papa yang Allah takdirkan berbeda aqidah, bagaimana kelak di hari akhir, akan bisa bersama kita lagi atau tidak. Tapi teteh juga tetap mendoakan & terus memohon pada Allah. Teteh juga sayang papa & kangen papa. Sama seperti pada mama, teteh juga belum sempat minta maaf pada papa karena kepergiannya yang mendadak.
Teteh bangga & bahagia memiliki papa& mama yang sudah ,memberi tauladan banyak dalam hidup & melimpahi kasih sayang pada teteh sampai akhir hayat. Terima kasih papa, terima kasih mama... terutama mama sebagai perempuan yang paliiing...sabar menyikapi ujian hidup. Mama adalah guru teteh yang paling hebat! Allah pasti tidak akan menyia-nyiakan amal kebaikan mama, aamiin...
Class 2 Khodijah
Alhamdulillah, aku diberi kesempatan mengajar 'n menjadi wali kelas dari kelas unggulan. Bersama B'Nur, my partner, sama-sama menjadi ibu dari anak-anak kelas 2 Khodijah. Anak-anak yang cerdas, kritis, 'n mayoritas perempuan daripada laki2. Tidak semua berasal dari kelas 1 unggulan, 1/3 dari mereka berasal dari kelas reguler tapi 3 yang terbaik. Berbeda dengan kelas-kelas sebelumnya, anak-anak kelas unggulan haus belajar, semangat, selalu bertanya jika belum paham, kreatif, 'n tanggung jawab jika diberi tugas. Senang rasanya...
Yang paling pintar namanya Azka, bersaing ketat dengan si cantik Nadya. Keduanya serius saat belajar 'n jika diberi tugas selalu memberikan hasil yang terbaik. Bedanya, Azka lebih pemalu 'n suka tidak percaya diri saat bergaul. Padahal Azka punya potensi yang besar sekali. Kami mengikut sertakan Azka dalam lomba Calistung antar sekolah se-kabupaten Bekasi. Sayangnya, cuma menang sebagai juara 1 di tingkat gugus. Nadya lebih supel tapi juga posesif dalam berteman. Punya bakat menjadi pemimpin, terlihat saat dia memimpin teman-temannya menari sambil menyanyi lagu "Cherrybells" Yang cerewet cukup banyak di kelas tapi yang paliiing... cerewet namanya Tiara, adiknya Ryan, muridku dulu yang sekarang sudah SMP tingkat akhir, yang sangat pendiam 'n kaku dalam berteman. Rafa si tomboy yang ternyata punya penyakit cukup serius, flek di paru-parunya. Caren si pemberani, overconfident and overweight, he...he...he.... cukup cerdas, berani jika ditanya, baik tapi sering selebor, tidak teliti 'n susah disuruh rapi. Ada lagi yang lebih baik 'n tulus perhatian pada teman2nya, Mareta. Hebatnya, dari wa-lasnya dulu, B'Tini, ayahnya punya istri lagi tapi dia tetap baik 'n sayang pada ayahnya (pernah bilang mau membelikan sepatu baru buat ayahnya waktu kelas 1 dulu). Si cantik Farrah, adiknya Vira, muridku dulu yang sekarang sudah akan menjadi siswi SMP, pendiam pada yang belum kenal 'n sangat pemilih dalam berteman, harus selalu dengan Arin, bekas teman sekelasnya dulu. Jika Arin dekat dengan teman lain, Farrah diam2 marah, sampai pernah ada kejadian dia menulis surat yang berisi kata2 kasar pada Musa atas nama Arin! Tania, merasa punya kelebihan bisa punya indera keenam, jadi sering berkhayal 'n mengarang pada teman2nya. Audrey, bekas anaknya B'Elin, yang awalnya tidak percaya diri 'n tidak nyaman berada di kelas unggulan tapi ternyata di akhir tahun ajaran, bisa meraih ranking 3, setelah Azka 'n Nadya.(sampai pernah nangis minta pulang 'n kalau sekolah harus ditunggui ayahnya, wualah...) Seorang lagi yang sangat polos 'n sering ingusan saat pilek bernama Maisa, pintar mengajinya tapi lambat menulis 'n sering dijemput adiknya yang masih TK saat pulang, Najya.
Sedangkan anak laki2nya, yang paling manja tapi cukup serius jika belajar 'n tulisannya sangat rapi adalah Andra, adiknya Fikri- Alvin-Via.Si 'ndut yang sangat suka tertawa 'n cadel adalah Damar. Nando, juga suka tertawa, jarang serius saat belajar 'n kurang tangung jawab padahal sebetulnya cukup cerdas terutama di pelajaran Matematika. Aryo yang pendiam jika terhadap guru tapi sering menjaili Rafi, sahabatnya sampai nangis, sering mimisan 'n pernah muntah 'n ngompol.Musa, laki2 yang gayanya seperti perempuan 'n sangat ekspresif kalau berbicara. Yang paling istimewa adalah Arvel, anak hasil "broken home" because his parents has divorced tapi cukup tabah 'n tanggung jawab saat diberi tugas, punya motivasi belajar yang kuat cuma sayangnya, sering tidak masuk sekolah tanpa kabar (karena masalah di rumahnya). Aku hampir panik saat melihat nilai Bahasa Inggrisnya dibawah 5, jadi sering sekali aku kasih latihan 'n Alhamdulillah... berubah baik. Ada yang kembar, sama2 pendiam, namanya Raka-Adi, anak dari P' Yadi, pejabat yayasan. Tidak menonjol prestasi belajarnya, pasif tapi sebetulnya mampu, cuma harus terus di-ulang2 karena "slow motion" dibanding teman2nya. Anaknya B'Wukan bernama Naufal, cukup cerdas tapi karena motivasi belajarnya kurang jadi tidak bisa masuk 10 besar, bahkan di akhir tahun ajaran merosot tajam dari ranking belasan ke ranking puluhan.
Anyway... I really love my students. They are the best students I've ever had. Wish they have good future, get success with their own dreams, aamiin.... I LOVE YOU ALL....
Yang paling pintar namanya Azka, bersaing ketat dengan si cantik Nadya. Keduanya serius saat belajar 'n jika diberi tugas selalu memberikan hasil yang terbaik. Bedanya, Azka lebih pemalu 'n suka tidak percaya diri saat bergaul. Padahal Azka punya potensi yang besar sekali. Kami mengikut sertakan Azka dalam lomba Calistung antar sekolah se-kabupaten Bekasi. Sayangnya, cuma menang sebagai juara 1 di tingkat gugus. Nadya lebih supel tapi juga posesif dalam berteman. Punya bakat menjadi pemimpin, terlihat saat dia memimpin teman-temannya menari sambil menyanyi lagu "Cherrybells" Yang cerewet cukup banyak di kelas tapi yang paliiing... cerewet namanya Tiara, adiknya Ryan, muridku dulu yang sekarang sudah SMP tingkat akhir, yang sangat pendiam 'n kaku dalam berteman. Rafa si tomboy yang ternyata punya penyakit cukup serius, flek di paru-parunya. Caren si pemberani, overconfident and overweight, he...he...he.... cukup cerdas, berani jika ditanya, baik tapi sering selebor, tidak teliti 'n susah disuruh rapi. Ada lagi yang lebih baik 'n tulus perhatian pada teman2nya, Mareta. Hebatnya, dari wa-lasnya dulu, B'Tini, ayahnya punya istri lagi tapi dia tetap baik 'n sayang pada ayahnya (pernah bilang mau membelikan sepatu baru buat ayahnya waktu kelas 1 dulu). Si cantik Farrah, adiknya Vira, muridku dulu yang sekarang sudah akan menjadi siswi SMP, pendiam pada yang belum kenal 'n sangat pemilih dalam berteman, harus selalu dengan Arin, bekas teman sekelasnya dulu. Jika Arin dekat dengan teman lain, Farrah diam2 marah, sampai pernah ada kejadian dia menulis surat yang berisi kata2 kasar pada Musa atas nama Arin! Tania, merasa punya kelebihan bisa punya indera keenam, jadi sering berkhayal 'n mengarang pada teman2nya. Audrey, bekas anaknya B'Elin, yang awalnya tidak percaya diri 'n tidak nyaman berada di kelas unggulan tapi ternyata di akhir tahun ajaran, bisa meraih ranking 3, setelah Azka 'n Nadya.(sampai pernah nangis minta pulang 'n kalau sekolah harus ditunggui ayahnya, wualah...) Seorang lagi yang sangat polos 'n sering ingusan saat pilek bernama Maisa, pintar mengajinya tapi lambat menulis 'n sering dijemput adiknya yang masih TK saat pulang, Najya.
Sedangkan anak laki2nya, yang paling manja tapi cukup serius jika belajar 'n tulisannya sangat rapi adalah Andra, adiknya Fikri- Alvin-Via.Si 'ndut yang sangat suka tertawa 'n cadel adalah Damar. Nando, juga suka tertawa, jarang serius saat belajar 'n kurang tangung jawab padahal sebetulnya cukup cerdas terutama di pelajaran Matematika. Aryo yang pendiam jika terhadap guru tapi sering menjaili Rafi, sahabatnya sampai nangis, sering mimisan 'n pernah muntah 'n ngompol.Musa, laki2 yang gayanya seperti perempuan 'n sangat ekspresif kalau berbicara. Yang paling istimewa adalah Arvel, anak hasil "broken home" because his parents has divorced tapi cukup tabah 'n tanggung jawab saat diberi tugas, punya motivasi belajar yang kuat cuma sayangnya, sering tidak masuk sekolah tanpa kabar (karena masalah di rumahnya). Aku hampir panik saat melihat nilai Bahasa Inggrisnya dibawah 5, jadi sering sekali aku kasih latihan 'n Alhamdulillah... berubah baik. Ada yang kembar, sama2 pendiam, namanya Raka-Adi, anak dari P' Yadi, pejabat yayasan. Tidak menonjol prestasi belajarnya, pasif tapi sebetulnya mampu, cuma harus terus di-ulang2 karena "slow motion" dibanding teman2nya. Anaknya B'Wukan bernama Naufal, cukup cerdas tapi karena motivasi belajarnya kurang jadi tidak bisa masuk 10 besar, bahkan di akhir tahun ajaran merosot tajam dari ranking belasan ke ranking puluhan.
Anyway... I really love my students. They are the best students I've ever had. Wish they have good future, get success with their own dreams, aamiin.... I LOVE YOU ALL....
Langganan:
Komentar (Atom)