Selasa, 16 Oktober 2012

Jalan-jalan Bersama Keluarga Bogor

Berawal dari undangan Teh Emi yang akan menikahkan anaknya, Yuki, pada hari Minggu 14 Oktober lalu. Mau langsung pergi ke Bandung sehari sebelumnya dan menginap di rumah Teh Emi, tidak jadi karena aku yakin, Teh Emi sedang riweuh dan belum tentu ada kamar kosong. Mau nginap di Blok C pun, malas meingingat sikap Ma Uyu pada saat lebaran kemarin, sangat arogan pada Bi Yeti dan selalu merasa dirinya "paling benar sendiri" Jauh lebih baik aku menginap di Bogor saja pada hari sabtu, sepulang dari sekolah dan pergi ke undangan bersama keluarga Bogor.
Saat aku datang, bubun & babah sedang pergi ke Jakarta. Aku dengar ada suara di kamar atas, tapi aku malas naik. Aku langsung cuci muka, shalat, dan nonton tivi sampai hampir jam 11. Aku tidak makan malam, cuma makan roti unyil yang kubeli di toko Cheese Cake, sebelah Ngesti . Enaak... Saat aku baru mau tidur, bubun & babah datang. Kata bubun, kita akan berangkat jam 7 pagi besok.
Minggu pagi... ternyata aku bukan cuma berangkat bersama bubun & babah, tapi juga bersama Teh Ita, Hanna, & Farhan. Yang nyetir bukan Kang Firman, tapi supir. Nadhira sedang di Bandung, belum libur kuliah. Hanna & Farhan akan ke tempat Nadhira, tidak ikut ke undangan.
Perjalanan lancar kecuali setelah mendekati tempat hajat di UPI, agak tersendat karena memang di situ merupakan daerah yang padat. Hampir sepanjang jalan, bubun & Teh Ita sibuk membicarakan persiapan pernikahan Dita. Wah, mereka dapat seragam yang pastinya bukan bahan yang murah. Tapi aku tidak boleh iri, tidak! Berarti belum rejeki... masih bersyukur kar'na aku masih "punya baju" yang bisa aku pakai nanti. Meskipun bukan baju baru tapi Insya Allah pantas untuk dipakai ke acara Dita.
Sampai di acara Yuki, baru saja selesai akad. Makanannya soto ayam. Tidak ada kue, padahal aku lapar & ingin makan kue. Untung tidak lama, cuma menunggu sekitar 2 jam, sudah masuk ke resepsi & ada makan siang. Alhamdulullah, makan siang dengan capcai & tempura.
Bertemu saudara2 seperti keluarga Hudaya, Mila & keluarganya, Ceu Rera, Ceu Nina & Kang Dadang, Uwa Neneng yang ingin ngobrol banyak denganku (aku bilang padanya akan bertemu lagi saat liburan Idul Adha nanti), Uwa Nining, Kak Wati & Kang Iping (saudara alm. kang Dede). Kelg Huzaeny tidak datang karena ada kabar, mertua Teh Dewi meninggal.
Ada hal yang membuatku surprise & sangat bersyukur, teh titi memberiku "amplop" yang katanya sudah dipersiapkan sejak halal bi halal dulu. Subhanallah... Alhamdulillah... 
Pulang dari acara, aku ketemu Nadhira sedang lunch dengan adik2nya. Aku pesan juice kiwi & mencicipi ice ceram oreo. Enaak... Mampir ke swalayan, dibeli'in kue cokelat & sabun mandi cair, terima kasih Ya Allah...
Bubun & Farhan ledek2an membuat suasana seru. I really have a good day....

Selasa, 24 Juli 2012

Keberkahan Ramadhan

Menyimak pengajian dari Majelis Muhasabah Getar Kalam di Mesjid Al Barkah hari Minggu, 22/7/2012, bahwa banyaknya keberkahan yang terdapat dalam bulan Ramadhan. Sebelum Ramadhan tiba, tiap dari kita hendaknya  memiliki  persiapan & modal  untuk menyambut Ramadhan, baik itu  iman, ilmu, mental, maupun  materi.
Puasa adalah perisai diri bagi seseorang karena manusia memiliki kecenderungan melakukan dosa. Dengan adanya Ramadhan, maka pintu2 surga dibuka, pintu2 neraka ditutup & para syeitan diikat, serta ada suatu malam yang lebih baik daripada seribu bulan yang dikenal dengan Lailatul Qadar. Oleh karena itu, bulan Ramadhan disebut juga bulan keberkahan  karena Allah mengunjungi kita di bulan ini  dengan menurunkan rahmat, menghapus dosa2, & mengabulkan doa2. Kita seyogyanya mampu menunjukkan pada Allah hal2 yang baik karena kita akan sengsara & merugi jika kita tidak mendapat rahmat Allah di bulan ini.
"Setiap anak adam yang melakukan amal kebaikan maka pahala untuknya &  satu kebaikan dibalas sepuluh kali lipat bahkan tujuh ratus kali lipat" sabda Nabi diriwayatkan dalam Shahih Al Bukhari & Muslim.
Sedangkan firman Allah Ta'ala "Kecuali puasa, itu untukKu & Aku yang langsung membalasnya karena ia telah meninggalkan syahwat, makan & minum demi Aku"
Ibadah puasa adalah salah satu sarana penting untuk mencapai taqwa & salah satu sebab untuk mendapat ampunan dosa2, pelipatgandaan kebaikan, & pengangkatan derajat.
Orang yang berpuasa bagaikan orang yang berjihad yakni jihad untuk dirinya pada siang hari dengan berpuasa & jihad pada malam hari dengan shalat malam / Qylamul lail yang merupakan sunnah muakadah. Shalat yang disunahkan adalah shalat tarawih karena cuma terdapat dalam bulan suci Ramdhan. Nabi diriwayatkan oleh Aisyah r.a. selalu melakukan shalt tarawih dengan 11 rakaat & ditutup 3 rakaat witir. Jika kita sudah melakukan ini, tidak perlu melakukan shalat tahajjud lagi, namun hendaknya diisi dengan mengaji, dzikir, do'a,  & istigfar terus menerus (taubat se-benar2nya taubat), terutama pada 10 malam terakhir di bulan Ramadhan.
Semoga Allah menerima amal kita, mengampuni, merahmati, & mengabulkan doa kita, aamiin....





Selasa, 10 Juli 2012

On wednesday, July 11, 2012

Alhamdulillah... aku dapat kelas unggulan lagi, kelas 2 Fatimah (kembali ke asal).  Jumlah muridnya ternyata lebih sedikit daripada kelas unggulanku 2 Khodijah kemarin, cuma 27. Semakin ringan, Insya Allah akan membuatku lebih semangat  'n smoga menjadi kesempatan bisa berprestasi. Aku pengen bisa "nulis buku" sambil tetap kerja, at least nulis PTK untuk prasyarat rapor yad. Jika kemarin aku jadi PJ English, sekarang harus ganti, kemungkinan besar Bahasa Indonesia. Insya Allah, aku akan berusaha sekuat tenaga membuat murid2ku "hebat"  DO THE BEST I CAN... 

Senin, 09 Juli 2012

On Tuesday, July 10, 2012

Hari ini adalah ditentukannya aku di sekolah dalam 1 tahun ajaran ke depan. Sampai detik ini aku menulis, 10.10 A.M. aku belum tau akan ditempatkan di level mana, karena aku sudah pernah mengalami "lintas level" dari atas ke bawah. Yang penting, di mana pun aku ditempatkan, harapanku aku bisa bekerja optimal, do the best I can, Insya Allah... Sebentar lagi rapat, akan diumumkan....

Sabtu, 30 Juni 2012

Rindu Mama...

Tidak bisa hilang dari ingatan hari dimana aku menemukan mama terjatuh di dapur cuci piring. Mama duduk dengan kepala terkulai ke kiri, ada air liur keluar dari mulut mama & badan mama yang basah, pastinya kena cipratan air dari ember di belakang mama jatuh. Aku berlari menghampiri mama sambil menyebut asma Allah & memanggilnya juga dengan panik. Suaraku yang hilang kar'na sedang sakit tenggorokan tapi terus mencoba berteriak membangunkan mama. Aku sadar tidak akan kuat mengangkat mama sendiri. Aku lari ke belakang untuk mencari pertolongan. Pintu kamar Yudi kugedor, tidak ada yang keluar. Yudi & saudara2nya sudah ke pasar. Berlari menuju kamar lain yang juga sepi, tiba-tiba Pak Endang keluar. Kukatakan padanya tentang mama sambil berlari lagi ke arah depan. Ke rumah David. David langsung berlari mengikutiku menuju mama. Ternyata sudah ada Mang Ece & anaknya. Mang Ece terus membisikkan doa di telinga mama. Anaknya kuminta tolong memberitahu Ma Atih agar menelpon ambulance. Aku masih berharap mama bisa diselamatkan. Mang Ece, David & Pak Endang menggendong mama ke ruang makan. Melihat baju mama yang basah & meraba badan mama yang dingin, aku mencoba mengganti baju mama. Saking paniknya, lupa banyak laki2 yang ada di sekitar mama. Ternyata baju mama sulit dilepas dari badan mama. Akhirnya aku membawa gunting & baju mama disobek oleh Mang Ece. "Maafin teteh, mah... Teteh mungkin udah bikin malu mama, buka'in baju mama depan laki2 yang jelas2 bukan keluarga kita" Aku masih berharap mama cuma pingsan & bisa diselamatkan. Sambil menunggu ambulance datang,  kulumuri mama dengan minyak kayu putih. Kupakaikan mama sarung agar lebih mudah. Sherly & anaknya datang. Aku menitipkan mama pada mereka, sementara aku lari ke kamar, berganti baju sambil mempersiapkan dompet. Amplop isi THR aku bawa juga ke dalam tas bersama hp. Terdengar di luar kamar, suara Ma Atih. Juga suara beberapa orang yang tidak kukenal di ruang tengah. Saat kubuka pintu kamar, petugas ambulance datang. Tanpa berusaha mendekati mama yang sudah dipindahkan ke ruang tengah, dia bilang "Eta mah tos teu aya, Neng!"  Aku masih tidak mau percaya. Aku keukeuh meyakini mama cuma pingsan. Petugas minta dibawakan kaca, didekatkan ke hidung mama sebagai bukti. Sebelum aku menjerit kar'na sadar mamaku sudah tiada, beberapa orang langsung memelukku. Lemas badan. Aku tidak kuasa menangis. Terus menangis sambil memanggil mama.Aku merasa Allah sedang membenciku dengan mengambil mama. Padahal baru 44 hari sebelumnya, Allah memanggil papa. Innalillahi wa inna ilaihi roji'un.... "Ya Allah, aku belum sempat membahagiakan mama. Bahkan tinggal bersama mama lagi seperti dulu pun, aku belum sempat. Aku belum menikah. Aku ingin mama ada saat aku menikah. Aku belum sempat minta maaf pada mama. Ya Allah... kenapa harus secepat ini?"  Bukan cuma aku, banyak orang yang datang untuk memberi penghormatan terakhir pada mama.  Subhanallah, semua saudara datang, termasuk Aa Tomi yang terkenal super sibuk & Kang Yayan, keponakan yang pernah mama urus waktu kecil & sayang pada mama. Alhamdulillah...semua dilancarkan. Tanpa aku sangka, ternyata sudah ada lahan kosong untuk mama dekat makam aki. Sama seperti halnya papa, aku tidak tau apa2 kar'na semua sudah diurus orang. Banyak orang yang digerakkan hatinya untuk meringankan aku dengan membayar biaya2. Kain kafan diberi gratis oleh Pa RT.
Aku ingat saat ikut memandikan mama. Mama sangat cantik, cantik sekali...Kulitnya putih bersih. Aku kebagian membersihkan kepala mama. Ibu2 yang lain membersihkan bagian badan mama yang lain. "Mama, kecantikanmu tetap terpancar meski nyawamu sudah tak ada..."
Mama dibawa ke pemakaman jam 2-an, setelah menunggu semua saudara kumpul. Tangisku pecah lagi saat mama akan ditutup selamanya dengan kain kafan. Tapi aku ingin sekali mencium mama. Kang Yayan memberikan sapu tangannya padaku sambil terus mengingatkan agar jangan sampai ada air mata jatuh ke jasad mama. "Mama... maafin teteh, mamafin teteh yang belum bisa menyenangkan mama, belum bisa membelikan mama rumah. Teteh sayang & cinta mama. Teteh akan terus mendoakan mama agar mama masuk surga"
Di pemakaman, banyak sekali bunga cantik. Juga banyak orang yang menghantar mama ke peristirahatan terakhir. Bahkan belakangan aku dengar, banyak tetangga yang ingin ikut tapi tidak ada kendaraan. Sayang mereka tidak bilang ke Oki agar disewakan angkot.  Aku menguatkan diri untuk tidak jatuh saat jasad mama dimasukkan ke liang lahat. Kusebut terus asma Allah, mohon minta diberi kekuatan untukku sendiri & untuk mama agar diterima di sisiNya. Mama meninggal dunia dalam kondisi shaum. Insya Allah, mama husnul khotimah. "Ya Allah... terimalah mamaku, ampuni dosanya, lapangkan & berikan cahaya selalu dalam kuburnya, jauhkan mama dari fitnah kubur. Ya Allah, terimalah mama... Takdirkan beliau jadi penghuni surgaMu"
Aku baru ketemu Meity, Teh Uus, & Aa Tomy di pemakaman. Sambil memelukku, Aa Tomy berkata bahwa aku dipersilakan tinggal bersamanya jika aku mau. Ya...aku sekarang yatim piatu & tidak punya apa2. Hartaku paling berharga adalah orang tua, terutama mama yang kuyakini kekuatan doanya. Allah mengambil papa mama dalam waktu yang tidak lama& dalam usia yang sama, 75 tahun.
Kehilangan mama membuatku 'blank' menatap hari2 ke depan. Api semangatku tidak seterang saat masih ada mama. Saat Shalat Ied, betul2 aku merasa sendiri & kehilangan mama. Biasanya, pulang Shalat Ied, aku langsung menemui mama, memeluk mama, bersimpuh samil memohon maaf & kita berdua menangis. Tapi... mama sudah tiada, aku pulang ke rumah dalam kondisi kosong, jadi aku memutuskan langsung ke makam setelah Shalat Ied. Kucurahkan seluruh perasaanku di  "depan mama" Mungkin jika bukan kar'na kasih sayang & pertolongan Allah, aku sudah tidak kuat menjalani semua ini. Dukungan moril & doa tulus teman2 juga membantuku tegar.
Mama...meskipun mama sudah tiada, teteh merasa mama masih ada tiap tetah pulang. Mama juga sering muncul dalam mimpiku. Bahkan mimpi terindah yang bagiku bermakna sangat baik, mama duduk di depan meja makan yang dipenuhi makanan lezat & buah-buahan yang beraneka ragam. Mudah2an bermakna mama dalam rumah baru yang menyenangkan & kelak saat hari akhir tiba, mama akan menjadi penghuni surga yang tiap saat akan dijamu dengan makanan lezat & semua yang selama ini cuma dalam angan-angan mama, Insya Allah....
Mama, saat ini teteh sedang berjuang untuk mencapai cita-cita teteh yang lain, menjadi penulis. Jikalau Allah memberi teteh kesempatan sukses dari hasil karya tulis teteh, teteh akan membuat sebuah tempat yang memberikan ilmu atau mengasah bakat orang-orang yang membutuhkan dari kalangan tidak punya. Teteh juga akan membesarkan anak yatim & menyekolahkan anak dari kaum dhuafa. Pahala dari kebaikan bukan cuma untuk teteh, tapi juga untuk mama. Teteh juga selalu berdoa diberi Allah kesempatan ke BAITULLAH, bukan cuma haji untuk diri sendiri, tapi juga ingin membadalkan haji untuk mama. Teteh ingin kembali pada Allah & pada saat hari akhir nanti  dalam keadaan lengkap rukun iman & rukun Islam. Teteh ingin menjadi muslimah yang khaffah. Teteh juga berusaha terus berbuat kebaikan tiap hari demi menambah pahala mama. Satu hal yang belum teteh kerjakan sampai sekarang, teteh belum bisa menyambung silaturahmi ke Bi Otje & teman-teman mama yang lain. Insya Allah, secepatnya ma...
Sejak mama tiada, teteh tidak lagi tiap minggu ke Sukabumi. Teteh mengisi waktu dengan mencari & menambah ilmu, demi masa depan yang lebih baik. Alhamdulillah, ada saja cara Allah mewujudkan impian & cita2 teteh. DiberiNya teteh kekuatan raga, diberiNya rizqi untuk ongkos, diberiNya orang2 termasuk teman2 yang mau membantu teteh. Allah Maha Baik. Ampuni aku Ya Rabb, sudah pernah salah menilaiMu, menganggap Kau membenciku dengan memanggil mama papa & membiarkan aku sendiri. Ternyata sebetulnya, aku tidak pernah sendiri kar'na ada Allah selalu bersamaku.
Teteh betul2 menyayangi & mencintai mama. Teteh kangen mama. Teteh kangen sambutan mama saat teteh datang & tidur bersama mama. Teteh kangen risoles atau makanan lain sebagai oleh2 mama saat teteh mau pulang ke Bekasi. Teteh kehilangan mama.... Mudah2an suatu saat kelak, Allah mempertemukan kita lagi & mentakdirkan kita berada di surga bersama Kak Andre, golongan syuhada, golongan sholeh & sholehah, golongan Nabi bahkan Baginda Nabi Muhammad saw, aamiin....
Teteh tidak tau bagaimana cara "menolong" papa. Papa yang Allah takdirkan berbeda aqidah, bagaimana kelak di hari akhir, akan bisa bersama kita lagi atau tidak. Tapi teteh juga tetap mendoakan  & terus memohon pada Allah. Teteh juga sayang papa & kangen papa. Sama seperti pada mama, teteh juga belum sempat minta maaf pada papa karena kepergiannya yang mendadak.
Teteh bangga & bahagia memiliki papa& mama yang sudah ,memberi tauladan banyak dalam hidup & melimpahi kasih sayang pada teteh sampai akhir hayat. Terima kasih papa, terima kasih mama... terutama mama sebagai perempuan yang paliiing...sabar menyikapi ujian hidup. Mama adalah guru teteh yang paling hebat! Allah pasti tidak akan menyia-nyiakan amal kebaikan mama, aamiin...

Class 2 Khodijah

Alhamdulillah, aku diberi kesempatan mengajar 'n menjadi wali kelas dari kelas unggulan. Bersama B'Nur, my partner, sama-sama menjadi ibu dari anak-anak kelas 2 Khodijah. Anak-anak yang cerdas, kritis, 'n mayoritas perempuan daripada laki2. Tidak semua berasal dari kelas 1 unggulan, 1/3 dari mereka berasal dari kelas reguler tapi 3 yang terbaik. Berbeda dengan kelas-kelas sebelumnya, anak-anak kelas unggulan haus belajar, semangat, selalu bertanya jika belum paham, kreatif, 'n tanggung jawab jika diberi tugas. Senang rasanya...
Yang paling pintar namanya Azka, bersaing ketat dengan si cantik Nadya. Keduanya serius saat belajar 'n jika diberi tugas selalu memberikan hasil yang terbaik. Bedanya, Azka lebih pemalu 'n suka tidak percaya diri saat bergaul. Padahal Azka punya potensi yang besar sekali. Kami mengikut sertakan Azka dalam lomba Calistung antar sekolah se-kabupaten Bekasi. Sayangnya, cuma menang sebagai juara 1 di tingkat gugus. Nadya lebih supel tapi juga posesif dalam berteman. Punya bakat menjadi pemimpin, terlihat saat dia memimpin teman-temannya menari sambil menyanyi lagu "Cherrybells"  Yang cerewet cukup banyak di kelas tapi yang paliiing... cerewet namanya Tiara, adiknya Ryan, muridku dulu yang sekarang sudah SMP tingkat akhir,  yang sangat pendiam 'n kaku dalam berteman. Rafa si tomboy yang ternyata punya penyakit cukup serius, flek di paru-parunya. Caren si pemberani, overconfident and overweight, he...he...he.... cukup cerdas, berani jika ditanya, baik tapi sering selebor, tidak teliti 'n susah disuruh rapi. Ada lagi yang lebih baik 'n tulus perhatian pada teman2nya, Mareta. Hebatnya, dari wa-lasnya dulu, B'Tini, ayahnya punya istri lagi tapi dia tetap baik 'n sayang pada ayahnya (pernah bilang mau membelikan sepatu baru buat ayahnya waktu kelas 1 dulu). Si cantik Farrah, adiknya Vira, muridku dulu yang sekarang sudah akan menjadi siswi SMP, pendiam pada yang belum kenal 'n sangat pemilih dalam berteman, harus selalu dengan Arin, bekas teman sekelasnya dulu. Jika Arin dekat dengan teman lain, Farrah diam2 marah, sampai pernah ada kejadian dia menulis surat yang berisi kata2 kasar pada Musa atas  nama Arin! Tania, merasa punya kelebihan bisa punya indera keenam, jadi sering berkhayal 'n mengarang pada teman2nya. Audrey, bekas anaknya B'Elin, yang awalnya tidak percaya diri 'n tidak nyaman berada di kelas unggulan tapi ternyata di akhir tahun ajaran, bisa meraih ranking 3, setelah Azka 'n Nadya.(sampai pernah nangis minta pulang 'n kalau sekolah harus ditunggui ayahnya, wualah...) Seorang lagi yang sangat polos 'n sering ingusan saat pilek bernama Maisa, pintar mengajinya tapi lambat menulis 'n sering dijemput adiknya yang masih TK saat pulang, Najya.
Sedangkan anak laki2nya, yang paling manja tapi cukup serius jika belajar 'n tulisannya sangat rapi adalah Andra, adiknya Fikri- Alvin-Via.Si 'ndut yang sangat suka tertawa 'n cadel adalah Damar. Nando, juga suka tertawa, jarang serius saat belajar 'n kurang tangung jawab padahal sebetulnya cukup cerdas terutama di pelajaran Matematika. Aryo yang pendiam jika terhadap guru tapi sering menjaili Rafi, sahabatnya sampai nangis, sering mimisan 'n pernah muntah 'n ngompol.Musa, laki2 yang gayanya seperti perempuan 'n sangat ekspresif kalau berbicara. Yang paling istimewa adalah Arvel, anak hasil "broken home" because his parents has divorced tapi cukup tabah 'n tanggung jawab saat diberi tugas, punya motivasi belajar yang kuat cuma sayangnya, sering tidak masuk sekolah tanpa kabar (karena masalah di rumahnya). Aku hampir panik saat melihat nilai Bahasa Inggrisnya dibawah 5, jadi sering sekali aku kasih latihan 'n Alhamdulillah... berubah baik. Ada yang kembar, sama2 pendiam, namanya Raka-Adi, anak dari P' Yadi, pejabat yayasan. Tidak menonjol prestasi belajarnya, pasif tapi sebetulnya mampu, cuma harus terus di-ulang2 karena "slow motion" dibanding teman2nya. Anaknya B'Wukan bernama Naufal, cukup cerdas tapi karena motivasi belajarnya kurang jadi tidak bisa masuk 10 besar, bahkan di akhir tahun ajaran merosot tajam dari ranking belasan ke ranking puluhan.
Anyway... I really love my students. They are the best students I've ever had. Wish they have good future, get success with their own dreams,  aamiin.... I LOVE YOU ALL....
   

About al muslim

IITahun 2007 adalah awal aku mengenal suatu lembaga pendidikan bernama al Muslim. Yayasan yang sangat besar, mulai dari TK sampai SMK bahkan ada akademi meskipun siswanya tidak sebanyak SD, SMP, SMA, dan SMK. Terletak di daerah Tambun, tepatnya jalan Kampung Bahagia (bahagia?) atau Kampung Utan jika aku memakai kendaraan umum. Tidak persis di pinggir jalan raya besar, agak masuk ke dalam, tapi ternyata jika kita sudah ada di depan gerbangnya, terlihat sekali kemegahannya. Beberapa satpam menjaga gerbang dan parkir. Wah, betul-betul eksklusif...
Mungkin jika aku tidak mengambil Akta 4 di Unisma, aku tidak akan pernah mengenal al Muslim. Kepsek SD yang bernama Bu Nana ternyata baru mengambil Akta 4, sama seperti aku. Beliau tidak mengenalku, aku juga tidak mengenal beliau, bahkan kami tidak pernah ngobrol saat kuliah. Namun, ada seorang yang bernama Yessi yang menjembatani kami untuk bertemu. Sampai akhirnya, saat lulus kuliah, aku langsung ditelpon Yessi dan ditawari untuk bekerja sebagai guru di SD al Muslim. Padahal dalam benakku waktu itu, aku akan pulang ke Sukabumi saja dan mencoba melamar kerja di sana sambil menemani mama. Rencana manusia ternyata tidak selalu samadengan rencana Allah. Kuputuskan untuk langsung menerima tawaran, karena kusadari bahwa mencari kerja jaman sekarang tidaklah mudah. Meskipun aku harus di-test lebih dahulu, tapi Alhamdulillah... aku diterima. Takdir....
Awal aku bekerja, aku ditempatkan sebagai guru kelas 6 yang mengajar pelajaran PKPS, tidak terlalu menyimpang dari my education background. Panas dingin waktu pertama aku harus masuk kelas. Tapi terus kuyakinkan dalam hati, "aku pasti bisa" There is always the first time for everything... itulah yang aku alami dan rasakan. Alhamdulillah, seiring berjalannya waktu, aku bisa melampaui beberapa hambatan. Hal yang paling tidak bisa kuhilangkan adalah suaraku yang dianggap banyak orang terlalu kecil, kurang keras. Ruangan kelas yang dibuat terbuka bagian atas pintu, ventilasi yang luas dan sikap anak-anak yang sering ribut, baik di kelas yang sedang kumasuki maupun dari kelas sebelahnya. Tapi yaa... mau gimana lagi ya? Yang penting, aku bisa mentransfer ilmu pada anak-anak didikku dengan baik dan hasil ulangan mereka pun tidak mengecewakan. Kalau pun ada yang dibawah standar, itu adalah anak-anak yang memang memiliki kemampuan rendah untuk menyerap ilmu, bukan cuma dari pelajaranku saja, tapi dari semua pelajaran. Sayang, mereka berasal dari keluarga the have, makanannya pasti bergizi, tapi tidak pintar....
Aku menyayangi anak-anakku. Merekalah motivasiku untuk datang ke al Muslim tiap hari, karena jika aku menyadari gajiku yang sangat minim, aku sering menangis. Otakku dibayar rendah di sekolah yang spp siswanya sekitar 500rb/bulan. Tidak jarang belum sampai akhir bulan, aku sudah mengerutkan kening, gimana cara aku bisa mencukupi kebutuhanku sampai akhir bulan. Aku tidak diberi transpor samasekali karena aku masih sebagai Guru Paruh Waktu. Gajiku  berdasarkan perhitungan tatap muka ditambah gaji pokok yang menurutku masih dibawah gaji seorang baby sitter. Mereka yang bernasib samadenganku adalah guru-guru Qira'ati, mengajar mengaji, tapi mereka bukan sarjana, bahkan ada yang cuma sampai SMA. Juga ada 2 orang guru lain yang bernasib sama, Bu Eros yang mengajar Bahasa Indonesia dan Miss Nining yang mengajar Bahasa Inggris. Keduanya ditempatkan di level 3 dan 4.  Sama denganku, mereka pun merasa tidak adil. Keduanya bertekad tidak akan pernah lama bekerja di al Muslim.

My unforgetable day

I love Thursday... at June 28,2012... how grateful I was for all I got. First, Allah lets me to ate before adzan 'cause I hardly wanted fasting. Second, when I went to atm, I saw my money has increased, Alhamdulillah... so it means, I've got bonus from my work. I heard bad news from some friends that we won't get bonus anymore, but it doesn't happen. It isn't true!  So,  I did transfer my money to Rosi, Mang Ece's daughter. Not too much, it's only 500.000,00 for her school need. I want to help her regularly every month, wish Allah will help me to have money more than usual, Insya Allah there's a way out....  Third, I went to YKI with my best friend, Sizzy, for check up my breast, USG. I was afraid 'cause I sometimes feel pain in my breast and the result, Subhanallah... there's nothing! Doctor said that I must avoid of broiler chicken, especially its wing and thigh. My pain just because of the food I eat. Not too different with the consultant in Bekam, I must avoid of yellow of egg. So, I must diet from some kinds of  food  to take care about my cholesterol. I remember, my cholesterol above 200, so I have to aware... The last, before we went home, Sizzy asked me to find a place for breaking my fast and she paid my meal, as usual... Thanks ya, Non... you're my true best friend.... Thanks to Allah for the day, an unforgetable day... Subhanallah..., Alhamdulillah..., Allahu Akbar....
Ops, on the other hand, I have bad news, really shocked me! Ma Uyu told me that Kang Harry Hudaya was dead. Innalilahi wa inna ilaihi rojiun... He got heartache! His daughter found him passed away when she wanted to permit to work. As long as I know, nowadays Kang Harry got involved in some religion activities. He became a religious man. Once upon time,  he tried to call me for job. He offered me to translate his business letter but unfortunately, he cancelled it at the same time  I agreed it. I wasn't angry with him 'cause I know there's always a blessing behind... I appreciate his attention and never forget his kindness. Good bye Kang Harry, wish Allah gives you the best place in heaven, aamiin...        

Rabu, 20 Juni 2012

How Grateful I am...

 Alhamdulillah... I am grateful for today. First, I finally finish writing the result of my children on their report's books. All of them have good scores. Most of them have above 9 in the main subjects such as Religion, Bahasa, Social, Science, Math, and especially,  English. There are lots of topics in English, not only from the school book , but also from the note book. I gave them many vocabularies that've related to the topics. They make it! Arvel, my student who often absent at English lesson, can reach a good score of his semester test. I gave him exercises and homeworks to help him to study at home. He took his tasks wholeheartedly and he did! He has good motivation to study and I really appreciate it!
Second, I've "visitor" that I've been waiting for almost two months. It happens in school, but as always, I've worn a pantyliner from home, so... Alhamdulillah.... 
Thanks Allah for Your gift today... You've heard my pray every time because I was very worried of my own health. You saw my tears because I was afraid of my own condition. How much I must spend my money if I have serious disease. But deep in my heart, I always believe His kindness and there is always a wisdom behind this.... I have nothing, Allah has things.... Now, my sorrow has melt away....

Senin, 28 Mei 2012

Jenuh... Ingin sekali cepat liburan... tapi mau liburan ke mana ya? Ingin mencoba jalan-jalan ke tempat baru, mencari suasana baru, menambah wawasan dan pengalaman... Inginnya ke Kampung Inggris supaya "sambil menyelam minum air" tapi waktunya cukup gak ya? Libur 2 minggu tapi gak penuh, harus ke sekolah untuk raker. How bored! I wanna spend my holiday in a place that I've never been before... Hope, I'll find some new friends... I hardly believe that it'll help me to get better future....
Aku sedih. Again and again, my work place lets me down... aku diperlakukan tidak adil. Seminar gratis tidak dilibatkan, ditambah lagi saat ada kesempatan untuk mendapat "rizqi lebih" tidak diberitau! Aku punya hak untuk ikut Jamsostek. Aku punya hak untuk dapat Bansos. masa kerjaku sudah lebih dari 5 tahun. Aku sudah membuat buku untuk anak-anak dengan bayaran yang jauh dari kemanusiaan. Aku tidak pernah keberatan jika harus lembur atau bela-belain ke warnet demi pekerjaan. Tapi kenapa aku selalu diacuhkan???
Semakin kuat tekadku untuk resign someday... Meskipun aku tau rizqi ada yang mengatur, tapi aku lelah selalu diperlakukan tidak adil!
Semoga Allah mendengar doaku... Semoga jalan menuju masa depan yang lebih baik akan tiba... Ya Allah, hanya Engkau yang menjadi tumpuan hidupku dan dapat mengabulkan semua doaku. Tolonglah tunjukkan kuasaMu dengan memberiku kebahagiaan dibalik ketidakadilan yang kuterima selama ini, aamiin....  

Kamis, 26 April 2012

About BEKAM

Tuesday, 24/4/2012...  I can't stand with my pain. Awalnya mau periksa ke dokter, tapi berubah pikiran. Actually, I'm afraid of  hasil diagnosa, proses penyinaran X-Ray, 'n obat kimia. It could become worst for my body. So, I decided to go to "bekam". Informasi bunda, ada tempat bekam yang bagus di Pekayon. Based on her experience,  penyakit kistanya sembuh dalam waktu 3 bulan, padahal sebelumnya menurut dokter harus dioperasi karena sudah parah. Percaya pada Sang Kuasa yang memberi penyakit & yang menyembuhkan penyakit.... disertai ikhtiar, Insya Allah...
Awalnya mataku dilihat & difoto, lalu foto tersebut dimasukkan ke dalam komputer, baru ketauan penyakitnya. Subhanallah... kata Pak Haji, aku terkena reumatik. What? Yang sama sekali tidak kubayangkan sebelumnya. Yang aku rasakan adalah nyeri di lengan kanan atas & terkadang merembet ke dada kanan. Yang membuatku gusar, saat aku raba di bawah lenganku, ada beberapa benjolan kecil di ketiak. Apakah ini pertanda tumor?
I have no idea...
Istigfar... istigfar... istigfar... memohon terus padaNya, diangkat semua penyakit beratku... Tugasku di dunia ini masih banyak, tanggung jawabku pada anak2 masih belum selesai... bahkan still have dreams I can't reach...
Nama tempatnya aku lupa, tapi terletak di daerah Pekayon, seberang kuburan, belakang mesjid
Pasrah pada Allah saat pundak & lenganku ditempeli alat bekam, ditusuk jarum 'n disedot darah kotorku. It took  about 1/2 hour badanku dibekam. Padahal tensiku rendah sekali, 80/100. Aku harus minum 2 sendok makan Sari Kurma dulu sebelum bekam.
Menebus obat untuk dikonsumsi di rumah, ternyata gak murah, lebih dari 300ribu. Alhamdulillah, bisa ada yang di-cut menjadi 200ribu lebih. Ya Rabb, how expensive...
Banyak makanan yang harus dipantang, seperti gorengan dari pinggir jalan, semua yang dibakar dengan arang, kopi, minuman soda & jeroan. Kecuali 2 yang terakhir, yang lainnya, aku suka... tapi aku lebih ingin sehat, jadi pastinya tidak akan kusentuh lagi!
Bunda terus mendampingiku. Bahkan saat menebus obat, aku dibantu... Pulang pergi aku diantar, Subhanallah, jika tanpa kehendakNya tidak akan terjadi, aku dipertemukan dengan "mereka yang baik"
Pulang... badanku lemas. Tidur hampir 2 jam. Langsung minum obat. Karena herbal, aku minum obatnya sebelum makan & setelah itu, bingung... makan apa ya? Mau keluar cari makan, badanku lemas. Untung ingat bekal doniat dari sekolah, syukuran Nung & Bule yang sudah cair sertifikasi. Alhamdulillah...
1 hal yang selalu kuingat: "Allah tidak  akan memberi cobaan melebihi batas kemampuan & tiap penyakit pasti ada obatnya kecuali penyakit tua..." Mohon kesembuhan padaMu ya Allah, karena pada siapa lagi aku bergantung selain Engkau... Ijinkan aku sehat agar lebih sempurna ibadahku & lebih lengkap amalanku untuk bekalku pulang menghadapMu....

Jumat, 20 April 2012

Keteladanan Rasulullah SAW

Pengajian Al Azhar pusat bulan lalu membahas tema tentang "Keteladanan Rasulullah SAW".  Diawali dengan pembacaan ayat surah Al Qur'an Al Ahzab ayat 21 sebagai ayat yang diturunkan pada masa sulit Rasulullah, karena ada persekongkolan golongan Yahudi dan Quraisy untuk memusnahkan Rasulullah dan para sahabat yang waktu itu semakain populer sehingga golongan tersebut merasa terancam dan melakukan penyerangan yang dikenal sebagai Huswatul Ahzab.
Saat itu, Rasululllah menunjukkan sikap terbaik dengan tetap tenang dan selalu yakin atas pertolongan Allah. Beliau selalu minta pertimbangan (musyawarah) dengan para sahabat sebelum memutuskan sesuatu. Contoh, saat menghadapi musuh pada perang Hondakh, Rasulullah berkumpul dengan para sahabat untuk mencari ide terbaik dan ide terbaik ternyata diperoleh dari Salman, seseorang yang berasal dari Iran yang saat itu ikut duduk berkumpul bersama Rasulullah dan para sahabat. Beliau mengungkapkan bahwa Rasulullah sebaiknya membuat parit. Rasul memilih orang yang bukan dari golongan Arab, tidak pilih golongan. "Ambillah ilmu itu meskipun dari Cina" (hadist Rasul)
Rasulullah selalu bertanggung jawab untuk mau menjalani setiap putusan bersama dengan para rakyatnya, tidak sekedar memerintah tapi ikut turun tangan dengan siap menerima segala konsekwensi. Beliau menunjukkan pula pribadi mulianya sebagai pemimpin yang amanah dan kuat.
"Kuat" dibutuhkan oleh seorang pemimpin karena pemimpin harus mampu menghancurkan segala bentuk kemiskinan dan kebodohan rakyat / anak buah yang dipimpinnya.
Rasulullah memiliki fungsi yakni sebagai  Syahidah (saksi ),  Mubasyiron ( pemberi kabar gembira) dan Nadiron      ( pemberi peringatan ).
Saksi atas ketauhidan Allah swt, yang  diimplementasikan dengan pengucapan syahadat, diwujudkan dalam amaliyah, termasuk bertasbih. Pembawa kabar gembira yang artinya menyampaikan pada umat Islam bahwa tiap amal sholeh balasannya adalah syurga dan kebaikan yang berkali lipat. Sedangkan pemberi peringatan tentunya bahwa tiap kejahatan atau keburukan balasannya adalah neraka.
Sebagai muslim, kita wajib menjadi "baik" karena Rasulullah sudah menjadi dan memberi teladan pada kita. Sebagai muslim, kita sebagai saksi kebenaran atas firman Allah atau dengan kata lain "syuhada atas perilaku kita" dilandasi iman yang kokoh, melakukan yang diperintahkan dan mengajak kebajikan  dan mencegah kemunkaran dan menghindari yang dilarang.
Umat Islam sebagai "umat tengah" artinya umat yang memadukan antara urusan dunia akherat, lahir batin, tampak dan tidak tampak, sehingga agama Islam sebagai agama yang "adil" karena seimbang dan rasional.

Minggu, 22 Januari 2012

Just Wanna Share...

His name is Melki. Seorang yang muncul dalam kehidupanku di hari-hari menjelang tahun 2011 berakhir. Mama Shabi has introduced us. Seorang lelaki yang sangat "gigih" mendekatiku... mulai dari mengantarku ke Sukabumi & menjemputku lagi sambil membantu angkut beberapa barang, perhatian pada kesehatanku yang kebetulan minus & coincidentally, he's doing business Avail's products and herbal medicines, Subhanallah...pas banget dengan aku yang kurang suka konsumsi obat kimia (cukup terakhir waktu aku kena sakit Billpalsy minum obat dari dokter)  Pastilah ini semua sudah diatur Allah....

After accompany me to go to & back from Sukabumi, kita sama2 lagi pergi ke Bandung. Bedanya, kalau ke Sukabumi pakai mobil, ke Bandung pakai bis. Tadinya aku nolak, tapi dia keukeuh dengan alasan kebetulan ada kerjaan juga ketemu klien di Bandung. Terserahlah, bukan aku yang minta....  
Sayangnya, janjian pulang bareng batal gara2 malamnya dia sms yang buat aku tersinggung, padahal... rencananya aku mau ke kantornya dulu untuk beli netbook. Temannya butuh uang, jual netbook seharga 2jt. Merk Accer & baru 6 bulan. Aduh, murahnya... Dasar bukan rejeki ya, jadi ... begitulah... Tapi ya sudahlah, biar saja aku beli nanti kalau uangku sudah betul2 cukup. Lagipula aku ingin yang berwarna pink or red. Cuma minimal 2,5 juta harus ada. Duh, mana harus bayar asuransi....
Aku ingat ada uang deposito tapi gak berani ambil sekarang, kar'na kawatir ada yang lebih urgent nanti. Beli via koperasi, malu... nyetor cuma 25rb/ bulan. Pasti kalau pun disetujui, bakal lama bayarnya... Aku kan' gak mau lama di al Muslim, nanti jadi ketahan gara2 hutang.... Sepertinya, baru setelah gajian February... Duh, susahnya ngumpulin uang buat meraih cita2....
Aku harus punya netbook, harus! Bukan hanya kar'na masalah kerjaan, tapi demi meraih impianku menjadi PENULIS. Ya Allah, ridhoilah cita2ku  ini... I wish I could be a success writer... Aku akan bisa beli rumah, mobil, & mengasuh anak yatim (buat bekalku pulang ke akherat) Lebih indah lagi jika suamiku kaya & baik padaku, membelikanku rumah... ehm mungkinkah?
Melki cerita, dia pernah punya rumah & mobil tapi sekarang lenyap, dikuasai oleh "mantan" Hebat banget itu mantan, bisa menguasai harta rumah & mobil atas namanya... Awal cerita, Melki bilang bahwa perempuan itu cuma teman tapi tadi malam, dia mengaku kalau itu mantan istrinya. Duda beranak 1, a 7 years girl. Pantes...
Masa lalunya tidak menjadi masalah buatku. Yang jadi pikiranku, jangan2 dia trauma membeli rumah jika sudah rumah tangga lagi. Wualah... if I were his wife, I would stay forever with his parents. Duh, berat ya... Gak tau ah! Jodohku... semoga dikabulkan sesuai doaku selama ini. Ya Rabbi, kasihanilah aku... Yang pasti, ilmu agamanya harus lebih bagus dariku, pintar, & bisa tulus sayang aku.... aamiin....

Minggu, 15 Januari 2012

Learn About China

China's economic performance has turned the country into a super power. The vehicle that has created the opportunity for China to emerge as a great power has been its superior economic performance.
China has had the world's fastest growing economy for the past several years. Even though the most pessimistic of analysts believe that China will likely grow at rate of at least 5 percent per year.
The real question for China is not whether it will continue to grow, but how quickly it will sustain to do so. There is no economic or systemic reason why China's economy could not continue expanding rapidly for at least the next decade.
Actually, China has to ensure its economic growth by having substantial national resources, a reasonably well- educated labor force, a large territory and population, also a high national savings rate.
Deng Xiaopng, China's leader, has made policy such as:
- China began to shift  from a traditional planned economy to a socialist market economy.
- China embraced the international market, both for goods and capital as well as capital investment.
Replacement of inefficient entreprises , reformation of the market sector, and allowance for privatization of economic entreprises have all helped stimulate the domestic economy.
So, China becomes the world's largest economy by 2010. According to the International Monetary Fund (IMF), China is already the world's second largest economy.
President Jiang Zemin has established a three-goal blueprint for Chinese economic development for the next millenium: 
1.  the completion of a shift from Marxist economy to a market economy
2.  move away from a policy that decides how much / how many should be achieved.
     Emphasis is instead placed on productivity and more efficient investment based on market signal.
     Creativity and incentives are the salient elements for the establishment of a lucrative enterprise.
3.  the movement away from the rule by man to the rule by law.
     It means solid progress can be made only when decisions are based on rules and regulations rather than on
     man's unpredictable mind.
so... how about Indonesia, my lovable country??

How Beautiful Forgive and Apologize Are...

       I  strongly believe that there isn't always a restore harmonious relations with friends or relatives. That is possible we make mistake. However, less people realize that making mistake is human.  On the other hand, less people who made mistake want to correct and apologize. The worst, it's hard to forgive the mistake.
       I should mention some people are in pain not only because of the manner, but also because of the statement. For example, a husband abuse his wife or seeing red with neighbor.
       As we know that every cloud has a silver lining. It means there is the way out of the problem. At least, there are three suggestion for solving the problem, such as:
*  First:  We must realize that nobody is perfect. That is possible we make mistake because it's human. If someone hurts us, it's better we are silent and said nothing. Blame each other in order to fight and revenge is bad solution.
*  Second:  We must realize that there isn't anything in anger for us. According to the health adviser is being anger can make blood pressure and heart-attack. We are adult. We have ability to control anger and settle differences without violation or destruction.
*  Third:  We are certain that God profound love someone who is easy to forgive other people's mistake. If we want being as a someone who is loved by God, we are willing to do it sincerely.  Also never forget to apologize when we make mistake.
       So, in short all of us are able to forgive and apologize people as well as we realize that peace is beautiful. Then, we are willing to do anything sincerely for God's blessing.